Kamis, 22 Juni 2017

Balasan Berlipat Ahli Sedekah

Keikhlasan bersedekah yang dilakukan oleh tiga sahabat pada zaman Gubernur Al Makmun berbuah balasan dengan rezeki berlipat. Bagaimana hal itu bisa terjadi? berikut kisah lengkapnya.

Di dalam kitab Tartibul Madarik karya Al Qadhi Iyadh dikisahkan tentang seorang ahli sedekah yang bernama Al Waqidi. Di mata masyarakat setempat, Al Wakidi memiliki perhatian yang sangat besar terhadap sesama sekalipun sebenarnya Al Waqidi sendiri hidup dalam kesederhanaan. Bahkan tidak jarang ia merasa kesulitan untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari bersama keluarga.
            Itu sebabnya Al Waqidi juga mendapatkan perhatian yang sangat besar dari teman-temannya yang lain. Di antara temannya adalah bernama Al Hasyimi. Keduanya sangat akrab dan saling memahami satu sama lain.
            Suatu ketika, Al Waqidi mendapatkan kesulitan yang luar biasa saat dirinya merasakan masa-masa paceklik. Padahal saat itu sudah mendekati hari raya Idul Fitri. Meskipun demikian, ia merasa senang karena istrinya termasuk seorang yang sangat sabar dan memahami kondisinya.
            “Kita masih bisa bersabar menghadapi kesulitan dan kesengsaraan ini, namun anak-anak kita, hatiku merasa teriris karena kasihan kepada mereka. Mereka melihat anak-anak tetangga berhias dan berpakaian bagus di hari raya, sementara anak-anak kita masih tetap dengan pakaian usang mereka,” kata istrinya.
            “Sekiranya engkau bisa mengusahakan sesuatu sehingga kita bisa membelikan mereka pakaian yang pantas,” imbuh istrinya lagi.

Membantu Teman
          Merasa tergugah dengan pernyataan istrinya itu, Al Waqidi pun langsung menulis surat kepada temannya, Al Hasyimi. Dalam isi surat itu, ia meminta bantuan Al Hasyimi untuk kebutuhannya. Dalam waktu yang cukup singkat, Al Hasyimi pun mengirimkan sebuah kantong bersegel untuknya yang berisi uang seribu dirham.
            Namun, sebelum uang itu ia gunakan, tiba-tiba ia juga mendapatkan surat dari temannya yang lain. Surat yang diterimanya itu juga berisi keluhan yang sama dengan apa yang ia ungkapkan kepada Al Hasyimi. Tanpa membuang-buang waktu, kantong bersegel yang berisi uang seribu dinar dari Al Hasyimi itu pun langsung ia kirimkan kepada temannya.
            Setelah uang itu terkirim, Al Waqidi lantas pergi ke masjid. Ia bermalam di sana karena merasa tidak enak kepada istrinya yang telah menunggu usahanya. Namun, setelah itu ia kembali pulang dan menyampaikan kepada istrinya apa yang telah terjadi. Perasaan senang pun menghias hatinya saat istri tercintanya itu ternyata menganggap baik apa yang telah terjadi. Perasaan senang pun menghias hatinya saat istri tercintanya itu ternyata menganggap baik apa yang telah ia lakukan dan tidak menyalahkannya.
            Beberapa saat setelah kejadian itu, tiba-tiba datanglah Al Hasyimi, teman Al Waqidi yang telah membantu dirinya. Ia datang dengan membawa satu kantong berisi seribu dirham dan menunjukkan kepadanya.
            “Katakanlah kepadaku dengan jujur, apa yang engkau lakukan terhadap uang yang telah aku kirim kepadamu?” tanya Al Hasyimi.

Hadiah dari Gubernur  
Dengan perasaan terheran-heran, Al Waqidi pun menjelaskan bahwa uang dari Al Hasyimi telah disedekahkan kepada seorang temanya yang tengah membutuhkan bantuan.
“Engkau mengirim surat kepadaku meminta bantuanku. Aku tidak mempunyai sesuatu pun, selain apa yang aku kirim kepadamu. Dan, aku menulis surat kepada teman kita untuk meminta bantuan, maka ia pun mengirimkan kantongku ini masih dengan segelnya,” jelas Al Hasyimi lagi.
Tak lama kemudian, uang yang seribu dirham tersebut lalu dibagi menjadi tiga dan mereka menggunakannya secara bersama-sama. Berita itupun akhirnya sampai kepada Gubernur Al Makmun yang saat itu menjadi pemimpin orang muslim. Al Makmun memanggil ketiganya dan memberikan uang sebesar 7000 dirham. Masing-masing dari tiga sahabat itu mendapatkan 2000 dirham, sementara 1000 dirham diberikan kepada istri Al Waqidi. Al Waqidi telah mendapatkan rezeki yang berlipat-lipat karena sedekah yang dilakukannya.


 Sumber: Majalah Kisah Hikmah, edisi Minggu I-II November 2013

Image result for balasan berlipat ahli sedekahImage result for balasan berlipat ahli sedekah
Image result for balasan berlipat ahli sedekah